Ini Cara Liverpool Rayakan Gelar Liga Inggris Menurut Klopp

Saat ini Liverpool sudah berada di ambang juara Liga Primer Inggris. The Reds hanya butuh dua kemenangan lagi. Dengan raihan enam poin, gelar juara menjadi milik Si Merah.

Namun demikian situasi yang terjadi saat ini berbeda dengan musim-musim sebelumnya. Pada musim sebelumnya para juara bisa merayakan pesta juara dengan berbagai cara. Namun tidak demikian dengan musim ini.

Dunia umumnya dan Inggris khususnya sedang menghadapi wabah Corona atau Covid-19. Kompetisi bahkan sempat terhenti selama beberapa bulan karena wabah tersebut. Hal ini pun akan berlanjut hingga kompetisi digulirkan lagi dengan penerapan pembatasan sosial. Hal ini membuat Liverpool tak bisa berpesta dengan para penggemarnya sebagaimana biasanya.

Situasi ini pun mendapat tanggapan dari pelatih Liverpool, Jurgen Klopp. Menurut mantan pelatih Borussia Dortmund itu pihaknya bisa saja berpesta dengan para penggemarnya. Namun demikian tidak saat ini. Mereka baru akan berpesta pada momen yang tepat.

“Kalau kami menjadi juara, apapun perayaannya mungkin kami akan melakukannya secara internal dan dengan seluruh suporter kami di momen di mana kita diizinkan untuk melakukannya lagi,” beber Klopp.

Lebih lanjut pelatih asal Jerman itu memastikan bahwa hal itu bisa saja terjadi. Begitu juga dengan parade kemenangan.

“Saya bisa menjanjikan kalau hal itu terjadi, akan ada parade juga. Kapanpun. Siapa yang peduli! Kami cuma butuh sehari ketika semua orang bisa datang dan kemudian kami akan melakukannya,” sambungnya.

Saat ini kompetisi sedang terhenti dan direncanakan akan bergulir lagi pada pertengahan bulan ini. Pelatih asal Jerman ini mengaku sudah tak sabar untuk kembali berlatih. Ia sudah sangat rindu dengan aktivitas tersebut. Meski saat ini sepak bola bukan yang terpenting, namun ia menyadari bahwa gairah hidupnya ada pada dunia yang telah membesarkan namanya itu.

“Saya sudah sangat merindukannya sekali, itu luar biasa. Saya tahu sepakbola bukan hal terpenting dalam hidup, tapi itu adalah gairah hidup saya. Saya harap orang-orang menantikannya, karena kami menantikannya,” beber Klopp.

Saat ini Liverpool berstatus pemuncak klasemen sementara Liga Primer Inggris hingga kompetisi terpaksa dihentikan. The Reds bahkan sudah berada di ambang juara dengan hanya membutuhkan tambahan enam poin lagi alias dua kemenangan. Dengan keunggulan 25 poin dari Manchester City di urutan kedua, tim asal kota pelabuhan itu hampir pasti mengakhiri puasa gelar selama 30 tahun terakhir.

Meski begitu Klopp mengatakan pihaknya tak ingin jemawa dengan selisih poin tersebut. Menurutnya masih tersisa sembilan pertandingan yang memperebutkan total 27 poin. Ia menegaskan timnya berusaha untuk meraih poin sebanyak mungkin. Meski sudah berada di ambang juara, Liverpool sejatinya belum juara.

Liverpool Terancam Gagal Pesta Juara di Kandang, Begini Respon Klopp

Peluang Liverpool untuk menjadi juara Liga Primer Inggris musim ini semakin terbuka. Klub berjuluk The Reds itu berstatus pemuncak klasemen sementara dengan raihan total 82 poin. Langkah Si Merah menuju tangga juara kini hanya berjarak enam poin.

Si Merah hanya butuh dua kemenangan lagi untuk menjadi kampiun. Ini akan menjadi gelar Liga Primer Inggris pertama setelah penantian selama 30 tahun. Namun demikian pesta juara Liverpool terancam hambar.

Pasalnya mereka bakal merayakan gelar juara tidak di kandang sendiri. Hal ini disebabkan karena situasi yang belum kondusif tersebab terpaan wabah Corona atau Covid-19. Pihak keamanan Inggris tidak menghendaki bagi Liverpool untuk menggelar laga kandang karena berpeluang memancing keramaian dari para suporter.

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp pun angkat bicara terkait hal ini. Mantan pelatih Borussia Dortmund itu tak ambil pusing dengan hal tersebut. Baginya yang terpenting adalah timnya mampu menyegel gelar juara. Kini Klopp lebih fokus untuk mempersiapkan timnya untuk meraih dua kemenangan.

“Kapan pun itu, mau di stadion kosong atau bla, bla, bla, itu bakal tetap menjadi hari yang luar biasa buat saya, terutama berkat dukungan dan doa serta cinta dari orang-orang di seluruh dunia,” beber Klopp.

Lebih lanjut pria asal Jerman itu mengatakan pihaknya sama sekali belum mengetahui di mana tempat mereka merayakan gelar juara. Ia sebenarnya berharap pesta tersebut bisa digelar di kandang sendiri. Namun demikian dalam situasi yang tidak menentu seperti ini, Klopp lebih mementingkan trofi agar tak sampai lepas dari tangan mereka.

“Di mana pun tempatnya saya tidak tahu. Kami harap bisa dilakukan di Anfield, tetapi kami belum tahu pasti dan itu juga tidak terlalu penting,” tegasnya.

Liga Primer Inggris akan kembali melanjutkan kompetisi pada 17 Juni 2020.  Namun demikian jadwal ini masih bisa berubah tergantung situasi dan pemenuhan syarat-syarat yang ditetapkan pemerintah Inggris.

Tentu diharapkan kesepakatan sementara ini akan menjadi definitive. Pihak-pihak terkait bisa bekerja cepat dan cermat untuk memenuhi semua syarat terutama aspek keamanan.

CEO Premier League, Richard Masters mengatakan tanggal tersebut masih bisa berubah tergantung kesiapan. Saat ini yang terutama adalah kesehatan dan keselamatan semua peserta.

“Hari ini kami untuk sementara waktu telah sepakat melanjutkan Premier League pada Rabu 17 Juni. Tapi tanggal ini tidak bisa dikonfirmasi lebih dulu sampai kami sudah memenuhi seluruh persyaratan keamanan yang dibutuhkan, karena kesehatan dan keselamatan semua peserta dan suporter adalah prioritas kami,” beber Masters.

Timo Werner Sesuai dengan Filisofi Klopp

Saat ini nama Timo Werner tengah dikaitkan dengan Liverpool. Pemain RB Leipzig ini memiliki musim yang bagus bersama klub Jerman itu. Ia menjadi andalan di lini depan. Menjawab kepercayaan itu, pemain berusia 24 tahun itu telah mencetak 27 gol dan memberikan 12 assist dalam 36 penampilan di semua ajang.

Tak heran dengan kualitas dan potensi seperti itu, Werner disebut cocok bergabung dengan Liverpool. Hal yang memperkuat Werner untuk berseragam Liverpool adalah kecocokannya dengan gaya bermain yang diinginkan pelatih Jurgen Klopp.

Menurut mantan pemain Liverpool, Jhon Barners, Werner adalah tipikal pemain yang sesuai dengan filosofi Klopp. Klopp disebut sebagai pemain yang mencari pemain berdasarkan kecocokan dan kebutuhan dengan tim dan bukan semata-mata berlabel bintang.

“Werner sesuai dengan profil dari salah satu trisula di lini depan. Itulah yang dilakukan Juergen Klopp, dia mencari apa yang dia perlu dari pemain berbeda di posisi berbeda dan dia mencari profil itu di pemain yang berbeda,” beber Barner.

Lebih lanjut ia mengatakan Werner hanya cocok dengan klub seperti Liverpool. Ia bukanlah pemain yang bisa bermain baik untuk klub Inggris lainnya seperti Manchester City. Karakter Werner yang cepat dan dinamis tak jauh berbeda dengan para pemain depan Liverpool saat ini seperti Sadio Mane, Roberto Firmino dan Mohamed Salah.

“Timo Werner mungkin tidak akan cocok dengan Manchester City karena dia tipe pemain yang berbeda, dia sangat cepat, dinamis, dan tanpa basa-basi, dan itulah yang harus dilakukan trisula lini depan Liverpool,” sambungnya.

Barner mengatakan Klopp adalah sosok pelatih yang pandai mencari pemain. Tidak hanya itu pelatih asal Jerman itu juga memiliki kemampuan untuk menempa seorang pemain menjadi pemain bintang. Ia mengambil contoh Jordan Henderson sebagai pemain pilihan untuk posisi gelandang ketimbang merekrut pemain bintang sekelas Kevin De Bruyne atau David Silva.

“Di situlah Klopp jago. Jika dia mencari gelandang, dia tidak akan mencari seorang Kevin De Bruyne atau David Silva, dia akan mencari pemain seperti Jordan Henderson,” sambungya.

Barnes menegaskan Klopp adalah sosok yang tahu akan kebutuhan tim dan bagaimana memenuhinya dengan pemain-pemain yang tepat. Bila klub lain berlomba-lomba mencari pemain terbaik, Klop justru lebih memilih pemain yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan tim.

“Dia tahu bagaimana dia ingin timnya main dan mencari pemain yang cocok dengan sistem itu, sementara klub lain mencari pemain terbaik yang mereka anggap terbaik dan bilang akan merekrutnya karena dia akan mencetak 50 gol, tapi jika dia tidak sesuai dengan keinginan tim, tidak ada gunanya merekrutnya,” pungkasnya.

 

Aguero Sebut Bek Liverpool Ini Tidak Tampak Cepat, Tapi…

Tidak ada pemain depan Liga Primer Inggris yang tak mengetahui kepiawaian Virgil Van Dijk di lini belakang Liverpool. Tidak terkecuali Sergio Aguero. Pemain depan Manchester City itu pun memiliki kesan tersendiri terhadap pemain internasional Belanda itu.

Menurut Aguero, Van Dijk adalah pemain belakang yang tangguh. Postur tubuh yang tinggi dan badan yang kekar membuatnya susah untuk ditembus. Postur jangkung membuat daya jangkau kakinya cukup jauh.

“Dia itu kuat, tinggi, dan punya badan yang luar biasa. Dia sangat tangguh, dia bermain dengan badannya. Juga mengingat dia itu tinggi banget, dia punya kaki-kaki yang panjang,” beber Aguero.

Lebih lanjut Aguero mengatakan dengan kaki-kaki yang panjang, Van Dijk bisa menjangkau dan bersaing dengan para pemain lawan.

“Dia tidak tampak cepat, tapi dia cepat lho karena kaki-kaki panjangnya – dia bisa menjangkau manapun. Dua langkah dia itu sama dengan 50 langkah untukku,” lanjutnya.

Tidak hanya unggul secara fisik, Aguero juga menyebut pemain tersebut memiliki kecerdikan saat bertahan. Tidak hanya itu mentalnya pun sudah teruji dengan tak merasa gugup saat mengawal lini pertahanan. Hal ini membuat para pemain depan lawan begitu kewalahan.

“Apa yang kusuka dari dia itu dia sangat cerdik saat bertahan. Dia tidak gugup saat mengawal, dia sangat berhati-hati dan sabar. Itu yang bikin sulit para striker.”

Bagaimana pengalamannya saat berhadapan dengan Van Dijk di lapangan pertandingan? Aguero mengatakan dirinya memiliki kecepatan dan suka untuk menggiring bola. Namun Van Dijk memiliki cara untuk mendapatkan bantuan tambahan dari rekan setim.

“Sedangkan aku, aku kan cukup kencang dan aku suka menggiring bola jadi aku perlu bek agar mendatangiku. Tapi kalau dia menahan, dia bisa menunggu bantuan dari bek lainnya. Dia sangat bagus dalam hal ini,” pungkasnya.

Ternyata di balik performa gemilangnya itu, Aguero pernah mengalami situasi tak nyaman. Sepanjang tahun 2013 hingga 2016 ia kerap mengalami pusing saat bertanding. Selain itu berat badannya saat itu pun meningkat.

Ternyata hal ini disebabkan karena pola makannya. Ia secara teratur mengkonsumsi daging panggang. Setelah berkonsultasi dengan salah satu dokter di Italia, ia pun perlahan-lahan bisa mengontrol kecenderungan tersebut.

Perlahan-lahan ia pun mengubah pola makannya. Ia mulai lebih sering memakan nasi dan ayam. Ternyata hal ini efektif untuk berat badan dan performanya di lapangan pertandingan.

“Kurasa saat itu dari 2013 sampai 2016 aku tidak bisa beradaptasi dengan makanan. Dari situ aku bertemu dengan seorang dokter Italia secara online, dan dia sedikit mengubah pemikiranku,” beber Aguero.

Liverpool Kecewa dengan Walikota Liverpool

Ternyata pernyataan yang dikeluarkan walikota Liverpool, Joe Anderson, tidak membuat klub Liverpool senang. Pihak The Reds secara tegas mengatakan kecewa dengan pernyataan yang dikeluarkan oleh sang walikota.

Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan klub tersebut, Liverpool mengatakan pihaknya kecewa dengan komentar Joe Anderson.

“Sebagai klub, kami sadar itu dan merasa kecewa dengan komentar walikota Joe Anderson dalam wawancara yang diterbitkan hari ini,” ungkap Liverpool.

Lebih lanjut Liverpool mengatakan pernyataan tersebut tidak didasarkan pada bukti yang kuat. Beberapa hal yang dikatakan di antaranya terkait pertandingan yang digelar tertutup tidak berdasar.

“Karena memang tidak ada bukti kuat yang mendukung klaim itu, kami juga ingin menegaskan terkait poin penting dalam beberapa pembicaraan terakhir dengan walikota Anderson terkait pertandingan tertutup. Kami rasa itu penting untuk pemangku kepentingan di kota ini untuk terus bekerja sama dan beriringan,” sambungnya.

Liverpool mengatakan saat ini pihaknya terus melakukan komunikasi intensif dengan para penggemar Liverpool. Hal ini bertujuan untuk menyampaikan berbagai perkembangan terkait kelanjutan Liga Inggris dan himbauan yang perlu dipatuhi.

“Dalam beberapa pekan terakhir, kami juga terus berhubungan dengan kelompok suporter yang juga menginformasikan usaha mereka untuk menurut aturan jaga jarak. Begitu ada pengumuman bahwa sepakbola bisa dihelat lagi, kami akan terus bekerja bareng mereka dan juga pemangku kepentingan lainnya untuk bisa mencapai tujuan krusial ini,” sambungnya.

Tidak hanya itu Liverpool juga mengakui pihaknya juga tak lupa untuk berkomunikasi dengan otoritas setempat, termasuk sang walikota.

“Sebagai kelanjutan dari misi ini, kami terus berkomunikasi secara rutin dengan walikota serta jajarannya. Kami berharap pembicaraan ini terus berlanjut.”

Sebelumnya Joe Anderson mengatakan bahwa Liga Primer Inggris sebaiknya dihentikan. Tidak hanya itu ia meminta agar Liverpool dinobatkan sebagai juara liga musim ini. Baginya Liverpool pantas untuk mendapat gelar tersebut.

“Saya rasa keputusan terbaik adalah mengakhiri musim ini. Bukan cuma soal Liverpool – mereka jelas sudah jadi juara – mereka pantas mendapatkannya, mereka harus dinobatkan sebagai juara,” beber Anderson.

Lebih lanjut ia mengatakan saat ini prioritas utama adalah kesehatan dan keselamatan semua orang. Menurutnya urusan sepak bola itu berada di urutan kedua.

“Yang terpenting dari semua ini adalah kesehatan dan keselamatan orang-orang. Saya rasa sepakbola itu jadi prioritas kedua dalam menentukan sebuah pilihan,” lanjutnya.

Sebelum kompetisi dihentikan Liverpool berstatus pemuncak klasemen sementara dengan keunggulan yang cukup jauh dari Manchester City di urutan kedua.

Bila Liga Inggris Dihentikan, Walikota Liverpool: Liverpool Juaranya

Liga Primer Inggris masih ditangguhkan. Belum ada keputusan jelas apakah akan dilanjutkan lagi atau disudahi. Tidak sedikit yang meminta agar kompetisi tersebut disudahi saja.

Salah satu datang dari walikota Liverpool, Joe Anderson. Pria yang diketahui sebagai penggemar Everton itu mengatakan kompetisi tersebut sebaiknya dihentikan. Tidak hanya itu ia juga meminta agar gelar juara diberikan kepada Liverpool.

Ia mengakui saat ini muncul pro dan kontra terkait nasib Liga Inggris musim ini. Ada juga yang meminta dan berharap agar kompetisi tersebut tetap berlanjut.

“Saya rasa keputusan terbaik adalah mengakhiri musim ini. Bukan cuma soal Liverpool – mereka jelas sudah jadi juara – mereka pantas mendapatkannya, mereka harus dinobatkan sebagai juara,” beber Anderson.

Lebih lanjut ia mengatakan saat ini prioritas utama adalah kesehatan dan keselamatan semua orang. Menurutnya urusan sepak bola itu berada di urutan kedua.

“Yang terpenting dari semua ini adalah kesehatan dan keselamatan orang-orang. Saya rasa sepakbola itu jadi prioritas kedua dalam menentukan sebuah pilihan,” lanjutnya.

Selain situasi pandemi yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda, bila sampai Liga Inggris dilanjutkan dengan kebijakan digelar secara tertutup, hal ini tidak akan efektif untuk meredam kerumunan penonton. Menurutnya para penggemar Liverpool akan tetap datang ke stadion sekalipun laga tim kesayangannya digelar secara tertutup.

“Meski digelar tertutup, akan ada puluhan ribu fans Liverpool yang berada di luar Anfield. Sudah pasti akan banyak yang melanggar aturan untuk tidak mendatangi stadion. Orang-orang akan tetap datang untuk merayakannya, jadi saya rasa itu percuma saja,” sambungnya.

Tidak hanya itu, ia memprediksi sekalipun digelar di tempat yang netral di luar markas Liverpool, para penggemar klub tersebut akan tetap datang. Apalagi saat ini Liverpool di ambang gelar juara setelah menanti selama 30 tahun.

“Bahkan jika dihelat di tempat netral sekalipun, orang-orang akan berada di luar Anfield untuk merayakannya dan saya paham apa yang pihak kepolisian pikirkan, jadi akan sangat sulit untuk kami di sini. Anak-anak muda sudah pasti tidak akan menghiraukannya,” sambungnya.

Selain itu Anderson mengatakan situasi ini membuat pihak keamanan akan kewalahan untuk mengontrol para penggemar. Sulit juga untuk meminta para penggemar untuk menjaga jarak.

“Akan sangat sulit bagi polisi untuk menjauhkan orang dari kerumunan dan menjaga jarak jika ada perayaan di luar Anfield. Itu sangat konyol tentunya. Jadi, saya meminta Premier League dan pemerintah memikirkan kekhawatiran kami itu,” tegasnya.

Seruan Bek Liverpool di Tengah Wabah Corona

Saat ini dunia berjuang menghadapi virus corona. Wabah ini sudah menjadi pandemik karena penyebarannya yang cepat dan korban yang banyak berjatuhan. Kompetisi-kompetisi sepak bola pun dihentikan sementara waktu.

Fokus para pemain saat ini adalah pada keselamatan dan kesehatan.  Selain menjaga diri, para pemain tak lupa untuk memberikan himbauan kepada para penggemarnya. Hal ini seperti yang dilakukan oleh bek Liverpool, Virgil Van Dijk.

“Tetap tinggal di rumah, tunggu hingga semuanya kembali normal. Itulah satu-satunya hal yang bisa kita lakukan saat ini,” beber Van Dijk.

Lebih lanjut pemain asal Belanda itu mengatakan yang utama saat ini adalah menjaga diri dan keluarga, juga orang-orang terdekat agar tidak sampai terpapar virus tersebut.

“Yang paling penting adalah tetap aman dan menjaga diri sendiri, keluarga Anda dan orang-orang terdekat Anda,” bebernya.

Saat ini kompetisi Liga Primer Inggri terhenti akibat wabah corona. Kompetisi itu ditangguhkan hingga akhir April dan kemungkinan diperpanjang hingga Mei mendatang. Meski timnya di ambang gelar juara, dan terancam kompetisi tak bisa dituntaskan, Van Dijk tetap meminta untuk mengutamakan keselamatan.

“Pertama, tetaplah aman dengan tinggal di rumah. Lakukan hal yang benar, cuci tangan, dan lakukan semua hal yang dikatakan pemerintah. Mungkin Anda sudah mendengarnya setiap detik, tapi lakukanlah karena itu membantu semua orang,” kata Van Dijk.

Dalam situasi seperti ini Van Dijk mengatakan dirinya rindu untuk bermain sepak bola. Ia juga rindu untuk menghibur para penggemarnya sebagaimana dilakukan selama ini di lapangan sepak bola.

“Kedua, kami benar-benar merindukan kalian semua. Kami rindu bermain sepak bola, bekerja keras setiap hari dan menunjukkan kualitas kami kepada kalian,” sambungnya.

Untuk menjaga kebugaran pihak klub telah mengambil sejumlah inisiatif. “Departemen Kebugaran mencoba mengatur beberapa sesi yang bisa kami lakukan bersama melalui video dan saya pikir itu ide bagus.”

Selain latihan bersama dengan panduan melalui video, mereka juga melakukan latihan mandiri setiap hari.

“Selain itu, kami tetap melakukan latihan mandiri seperti berlari atau setidaknya melakukan sesuatu setiap hari,” sambungnya.

Menurutnya dalam situasi seperti ini para pemain harus mampu mengatur diri dan menjaga kebugaran tubuh. Hal ini penting agar saat kompetisi dimulai, mereka pun sudah siap merumput.

“Anda harus pintar dan melakukan hal yang benar untuk menjaga kondisi tubuh pada level tertentu yang bisa membuat Anda siap ketika kompetisi dimulai lagi,” pungkasnya.

Van Dijk Ingin Jadi Legenda Liverpool

Tidak ada pemain sepak bola yang tidak ingin menjadi idola dan legenda, bukan? Demikian juga Virgil Van Dijk. Bek Liverpool ini menegaskan dirinya ingin dikenang sebagai salah satu legenda klub tersebut.

Untuk itu ia bertekad untuk terus memberikan yang terbaik bagi klub tersebut. Selain itu ia ingin membantu The Reds untuk meraih banyak gelar.

“Sebagai legenda Liverpool. Saya ingin meraih hal-hal luar biasa di sini,” tegasnya.

Pemain internasional Belanda itu adalah salah satu pemain kunci Liverpool. Ia pun ikut andil dalam membantu Liverpool menjadi juara Liga Champions Eropa musim lalu. Tidak hanya itu ketangguhannya di lini belakang membuat klub tersebut di ambang gelar juara Liga Primer Inggris. Ini merupakan gelar domestik yang paling dinantikan setelah menanti selama 30 tahun.

Untuk meraih banyak gelar, menurut Van Dijk, bukan sesuatu yang mustahil. Pasalnya, Liverpool adalah salah satu tim terkuat di dunia saat ini. Tim tersebut pun dihuni banyak pemain bagus.

“Kami punya tim yang fantastis, kami tidak kekurangan apapun, kami punya semua yang dibutuhkan untuk juara: seorang pelatih yang cocok dengan kami, skuat serbabisa, gaya main yang menghasilkan kemenangan, stadion dan suporter yang ikut ambil bagian,” sambungnya.

Tidak hanya dikenal sebagai pemain legendaris, ia pun menegaskan ingin bekerja untuk Liverpool setelah ia pensiun nanti.

“Ya, saya ingin jadi salah satu pemain yang kembali ke Anfield setelah pensiun. Saya melihat legenda klub saat pertandingan dan saya merasakan bagian dari keluarga yang sangat besar,” sambungnya.

Saat ini kompetisi Liga Primer Inggri terhenti akibat wabah corona. Kompetisi itu ditangguhkan hingga akhir April dan kemungkinan diperpanjang hingga Mei mendatang. Meski timnya di ambang gelar juara, dan terancam kompetisi tak bisa dituntaskan, Van Dijk tetap meminta untuk mengutamakan keselamatan.

“Pertama, tetaplah aman dengan tinggal di rumah. Lakukan hal yang benar, cuci tangan, dan lakukan semua hal yang dikatakan pemerintah. Mungkin Anda sudah mendengarnya setiap detik, tapi lakukanlah karena itu membantu semua orang,” kata Van Dijk.

Dalam situasi seperti ini Van Dijk mengatakan dirinya rindu untuk bermain sepak bola. Ia juga rindu untuk menghibur para penggemarnya sebagaimana dilakukan selama ini di lapangan sepak bola.

“Kedua, kami benar-benar merindukan kalian semua. Kami rindu bermain sepak bola, bekerja keras setiap hari dan menunjukkan kualitas kami kepada kalian,” sambungnya.

Bakal Datangkan Werner dan Haverts, Ini Formasi Mengerikan Liverpool Musim Depan

Liverpool tampil superior musim ini di Liga Inggris dengan meraih banyak kemenangan dan hanya sekali menelan kekalahan dari 29 laga yang dilakoni oleh Mohamed Salah cs. Tim asuhan Jurgen Klopp ini mengoleksi 82 poin dengan keunggulan jarak sebanyak 25 poin dari rival terdekatnya yaitu Manchester City yang baru mengoleksi 53 poin dari 28 laga yang telah dilakoni Sergio Aguero cs.

Meski tampil superior di liga musim ini, Liverpool harus rela tersingkir di Liga Champions usai dikalahkan Atletico Madrid di babak 16 besar. Tersingkirnya Liverpool di Liga Champions jelas meninggalkan kekecewaan. Psalnya Liverpool diunggulkan untuk bisa back to back juara Liga Champions.

Dilansir dari laman goal.com (22/3/2020) Klopp akan menambah kekuatan Liverpool musim depan. Klopp dikabarkan menaruh minat kepada penyerang RB Leipzig yaitu Timo Werner. Werner sendiri adalah tipikal striker yang memiliki kecepatan luar biasa dan digadang-gadang akan membuat lini serang Liverpool semakin menakutkan.

Dilansir dari laman whoscored.com (22/3/2020) Werner total telah mencetak 27 gol sejauh ini di Bundesliga. Pemain berusia 24 tahun ini merupakan incaran beberapa tim top dunia salah satunya Manchester United. Namun Werner dikabarkan lebih tertarik untuk pindah ke Anfield karena ingin mengambil bagian dalam kesuksesan tim asuhan Jurgen Klopp.

Tak hanya Werner, Klopp juga tertarik mendatangkan Kai Havertsz dari Bayern Leverkusen. Pemain berusia 20 tahun ini menarik banyak minat dari tim top dunia salah satunya Liverpool. Visi bermain yang ciamik digadang-gadang akan membuat lini tengah Liverpool semakin hidup dan membuat tugas mencetak gol lini depan semakin mudah.

Jika Liverpool berhasil mendatangkan dua pemain di atas, maka Liverpool akan memiliki formasi yang sangat mengerikan. Dengan formasi 4-3-3, lini serang bakal ditempati oleh Werner, Mane, Salah sedangkan lini tengah ditempati Firmino, Havert dan Henderson. Sedangkan lini belakang ditempati Arnold, Van Dijk, Gomez, Robertson serta penjaga gawang kawakan Alisson Becker. Sungguh mengerikan!

Namun sayang  salah satu kompetisi terbaik di dunia harus dihentikan sementara akibat adanya virus corona. Tentu saja ini mengecewakan terutama fans Liverpool yang seharusnya bisa merayakan gelar juara karena Liverpool hanya membutuhkan dua kemenangan saja untuk mengunci gelar juara yang telah dinantikan selama 30 tahun

Klopp: Kemenangan Akan Beri Kepercayaan Diri

Setelah kalah beruntun dalam tiga laga, Liverpool akhirnya sukses memetik kemenangan. Hal ini terjadi di pekan ke-29 Liga Primer Inggris. Pada pertandingan ini The Reds berhasil mengalahkan Bournemouth di Stadion Anfield pada Sabtu, 7 Maret 2020. Di laga ini Liverpool berhasil membuangkam tamunya dengan skor 2-1.

Menurut pelatih Liverpool, Jurgen Klopp kemenangan sangat penting bagi timnya. Klopp pun berharap timnya bisa terus menjaga tren positif setelah sempat terpuruk dalam beberapa pekan terakhir. Kemenangan ini membuat mereka bisa kembali mendapatkan kepercayaan diri.

“Jelas, kemenangan akan memberi kepercayaan diri, sementara kekalahan membuat kami kehilangan itu. Ini adalah sesuatu yang sangat normal,” beber Klopp.

Lebih lanjut pelatih asal Jerman itu mengatakan timnya diharapkan terus bermain baik dan makin padu dari waktu ke waktu.

“Ini hanya tentang bagaimana Anda segera kembali ke jalur kemenangan. Anda dapat melakukannya dengan berharap tim lebih padu daripada laga sebelumnya,” sambungnya.

Sepasang gol Liverpool dicetak oleh Mohamed Salah di menit ke-25 dan Sadio Mane di menit ke-33. Sementara itu satu-satunya gol tim tamu dicetak oleh Callum Wilson di menit kesembilan.

Kemenangan ini membuat Liverpool semakin nyaman di puncak klasemen. Tim besutan pelatih Jurgen Klopp itu telah mengemas total 82 poin dari 29 pertandingan. Liverpool pun semakin dekat ke tangga juara mengingat menyisahkan jarak yang signifikan dengan Manchester City di urutan kedua.

Meski tampil di kandang sendiri tidak mudah bagi Liverpool untuk memetik kemenangan. Butuh waktu 25 menit bagi tuan rumah untuk memecah kebuntuan. Justru tim tamu lebih dulu mencuri gol saat pertandingan baru berjalan sembilan menit. Jelang babak pertama berakhir Liverpool sukses berbalik unggul setelah Sadio Mane sukses mencatatkan namanya di papan skor.

Sementara itu ia mengatakan timnya harus bekerja keras untuk bisa terus menjaga tren positif.

“Anda hanya harus bekerja sangat keras, Anda harus berjuang kembali ke jalur kemenangan, selalu seperti itu dan itu tidak akan pernah berbeda. Itulah yang harus kita lakukan bersama besok,” pungkasnya.

Susunan pemain Liverpool versus Bournemouth:

Liverpool (4-3-3): 13-Adrian (GK), 66-Trent Alexander-Arnold, 12-Joe Gomez, 4-Virgil Van Dijk, 7-James Milner, 15-Alex Oxlade-Chamberlain (20-Adam Lallana 84′), 3-Fabinho, 5-Georginio Wijnaldum, 10-Sadio Mane, 9-Roberto Firmino (27-Divock Origi 91′), 11-Mohamed Salah.

Pelatih: Juergen Klopp.

Bournemouth (4-3-3): 12-Aaron Ramsdale (GK), 15-Adam Smith, 5-Nathan Ake, 3-Steve Cook (25-Jack Simpson 19′), 17-Jack Stacey, 16-Lewis Cook, 8-Jefferson Lerma (4-Dan Gosling 80′), 29-Philip Biling, 24-Ryan Fraser, 13-Callum Wilson, 19-Junior Stanislas (9-Dominic Solanke 68′).

Pelatih: Eddie Howe.