Jadwal Pertandingan Selasa dan Rabu, 22-23 Oktober 2019: Matchday 3 Liga Champions

Penggemar sepak bola internasional akan mendapat sajian berkelas dari tim-tim elite Eropa yang akan kembali tampil di pertandingan ketiga penyisihan grup Liga Champions Eropa. Matchday ketiga ini akan mulai bergulir pada Selasa, 22 Oktober 2019.

Pertandingan antara Atletico Madrid kontra Bayer Leverkusen serta duel antara Shakhtar Donetsk kontra DInamo Zagreb akan membuka matchday ketiga. Atletico dan Shakhtar akan bertindak sebagai tuan rumah di laga ini.

Sementara itu pada Rabu, 23 Oktober 2019 akan tersaji lebih banyak pertandingan menarik. Galatasaray akan bertindak sebagai tuan rumah saat menjamu Real Madrid. Sementara Manchester City akan menjamu tim debutan dari Serie A Italia, Atalanta.

Pertandingan lainnya akan mempertemukan Juventus kontra Lokomotiv Moscow. Tim yang disebutkan pertama akan bertindak sebagai tuan rumah. Raksasa Bundesliga, Bayern Muenchen akan melakoni laga tandang ke markas Olympiakos.

Salah satu wakil Liga Primer Inggris, Tottenham Hotspur akan menghadapi Red Star Belgrade. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Tottenham Hotspur. Paris Saint-Germain (PSG) akan mengunjungi Club Brugge.

Duel menarik lainnya akan tersaji di Amsterdam Arena saat tuan rumah Ajax Amsterdam kedatangan tamunya, Chelsea. Kedua tim sama-sama berpeluang untuk meraih kemenangan di laga ini.

Berikut jadwal pertandingan selengkapnya:

SELASA, 22 OKTOBER 2019

UEFA CHAMPIONS LEAGUE

23:55 WIB – Atletico Madrid vs Bayer Leverkusen – SCTV, Champions TV 1 (Live)
23:55 WIB – Shakhtar Donetsk vs Dinamo Zagreb – Champions TV 2 (Live)

ENGLAND PREMIER LEAGUE

02:00 WIB – Sheffield United vs Arsenal – Mola TV (Live)

SERIE A

01:45 WIB – Brescia vs Fiorentina – beIN Sports 2 (Live)

AFC CHAMPIONS LEAGUE

23:15 WIB – Al Hilal vs Al Sadd – Fox Sports (Live)

INDIAN SUPER LEAGUE

21:00 WIB – Jamshedpur vs Odisha – Fox Sports 3 (Live)

SHOPEE LIGA 1

18:30 WIB – Bali United vs Perseru Badak Lampung – Indosiar (Live)
18:30 WIB – Barito Putera vs PSIS Semarang – Vidio (Live)
18:30 WIB – Borneo FC vs Kalteng Putra – Vidio (Live)

RABU, 23 OKTOBER 2019

UEFA CHAMPIONS LEAGUE

02:00 WIB – Galatasaray vs Real Madrid – SCTV, Usee Sports 2, First Football (Live)
02:00 WIB – Manchester City vs Atalanta – Champions TV 1 (Live)
02:00 WIB – Juventus vs Lokomotiv Moscow – Champions TV 2 (Live)
02:00 WIB – Olympiakos vs Bayern Munchen – Vidio, Usee Sports (Live)
02:00 WIB – Tottenham Hotspur vs Red Star Belgrade – Vidio (Live)
02:00 WIB – Club Brugge vs PSG – Vidio (Live)
23:55 WIB – Ajax Amsterdam vs Chelsea – SCTV, Champions TV 1 (Live)
23:55 WIB – RB Leipzig vs Zenit St Petersburg – Champions TV 2 (Live)

AFC CHAMPIONS LEAGUE

19:00 WIB – Guangzhou Evergrande vs Urawa Red Diamonds – Fox Sports (Live)

FFA CUP

15:30 WIB – Adelaide United vs Melbourne City – beIN Sports 1 (Live)

INDIAN SUPER LEAGUE

21:00 WIB – Goa vs Chennaiyin – Fox Sports 3 (Live)

SHOPEE LIGA 1

15:30 WIB – Persela Lamongan vs Persebaya Surabaya – Indosiar (Live)
18:30 WIB – Bhayangkara FC vs Persib Bandung – Indosiar (Live)

Timnas U-19 Indonesia Takluk dari China di Laga Uji Coba

Tim nasional U-19 Indonesia memetik hasil negatif dalam laga uji coba menghadapi timnas U-19 China. Uji coba yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Minggu, 20 Oktober 2019 berakhir dengan kekalahan 1-3.

Satu-satunya gol Indonesia dicetak oleh Bagus Kahfi di menit ke-75. Sementara itu trigol China dicetak oleh Tao Qianglong di menit keenam dan 90+1, serta Aifeirding Aiskaer di menit ke-78.

Kedua tim menurunkan formasi terbaik di pertandingan ini. Tampil di hadapan pendukung sendiri membuat Indonesia tampil cukup percaya diri sejak menit awal. Bahkan Indonesia mampu merepotkan China di awal-awal laga.

Meski demikian Indonesia kecolongan di awal laga. Gawang Indonesia kebobolan di menit keenam setelah Tao Qianglong sukses menuntaskan sodoran Liu Junxia untuk menaklukkan kiper Muhammad Risky Sudirman.

Gol ini melecut semangat para pemain Indonesia untuk mengejar ketertinggalan. Skuad Garuda Muda beberapa kali mengancam gawang China. Namun hingga babak pertama berakhir tidak ada gol yang tercipta.

Selepas jeda Indonesia semakin intens menekan. Sejumlah peluang tercipta. Namun Indonesia baru mencetak gol sekaligus menyamakan kedudukan di menit ke-75. Berawal dari umpan silang Serdy Ephy Fano Boky yang berstatus pemain pengganti, bola kemudian diteruskan oleh Bagas Kahfi untuk menyamakan kedudukan.

Skor imbang ternyata tak bertahan lama. Tiga menit kemudian, China kembali mengoyak gawang Indonesia. Aiefeierding Aisikaer mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-78. Gol ini membuat China semakin percaya diri. Buktinya mereka mampu menambah gol untuk memastikan kemenangan 3-1 melalui aksi Tao Qianglong.

Usai pertandingan pelatih timnas U-19 Indonesia, Fakhri Husaini membeberkan alasan kekalahan timnya di laga tersebut. Ia menyayangkan timnya tampil tak sesuai harapan di paruh pertama.

“Skor 3-1 tentu bukan hasil yang kami harapkan. Kami kalah dalam situasi yg berbeda, terutama di babak pertama,” beber Fakhir Husaini.

Lebih lanjut mantan pemain timnas Indonesia itu mengatakan hasil ini tidak lepas dari perubahan formasi yang dilakukan. Kehadiran David Maulana dan Beckham Putra di babak kedua memberikan perubahan berarti meski harus berakhir dengan hasil minor.

“Babak kedua masuknya David (Maulana) dan Beckham (Putra Nugraha) mampu membuat kami memberikan tekanan dan menghasilkan peluang. Sayang, pas skor 1-1 ada pemain belakang kami yang lengah,” sambungnya.

Susunan pemain timnas U-19 Indonesia versus timnas U-19 China:

Timnas U-19 Indonesia: 22-Muhammad Risky Sudirman; 13-Bayu Mohammad Fikri, 16-Komang Teguh Trisnanda, 3-Mochammad Yudha Febrian; 12-Braif Fatari, 8-Khairul Imam Zakiri, 11-Mochammad Supriadi, 10-Rendy Juliansyah, 26-Fadillah Nur Rahman, 28-Andre Oktaviansyah; 17-Saddam Emiruddin Rahman

Pelatih: Fakhri Husaini

Timnas U-19: 22-Huang Zihao; 3-Zhu Yue, 20-Aiefeierding Aisikaer, 31-Abulimiti Subi; 10-Naibijiang Mohemaiti, 6-Zheng Xuejian, 7-Tao Qianglong, 9-Liu Junxian, 16-Shi Yucheng; 25-Xiaokaitijiang Tayier, 18-He Zenyu

Pelatih: Cheng Yaodong

David Silva dan Gabriel Jesus Menangkan Man City Atas Crystal Palace

Manchester City berhasil meraih poin sempurna di pekan kesembilan Liga Primer Inggris. Tim berjuluk The Citizen itu sukess menjinakkan tuan rumah Crystal Palace di Stadion Selhurst Park pada Sabtu, 19 Oktober 2019.

Manchester Biru menang dengan dua gol tanpa balas. Sepasang gol City dicetak oleh David Silva dan Gabriel Jesus masing-masing di menit ke-39 dan 41. Kemenangan ini lebih dari cukup bagi City untuk tetap mengamankan posisi runner-up di tabel klasemen sementara dan terus menjaga persaingan dengan Liverpool di posisi teratas.

Manchester City kini mengemas total 19 poin dari sembilan pertandingan. Tim besutan pelatih Pep Guardiola itu tertinggal lima poin dari Liverpool di posisi puncak. Jarak kedua tim masih bisa bertambah lebar andai saja Liverpool mampu meraih kemenangan di pertandingan kesembilan.

Sementara itu kekalahan ini membuat Palace gagal beranjak dari posisi keenam. Palace mengemas total 14 poin dari sembilan laga, tertinggal tiga poin dari Leicester City di urutan ketiga.

Sebagai tuan rumah, Palace berusaha mencari kesempatan mencetak gol sejak menit awal. Namun tuan rumah kesulitan mengimbangi permainan tim tamu yang tampil solid sejak menit pertama.

Alih-alih mencetak gol, gawang tuan rumah justru kebobolan di menit ke-39. Bermula dari umpan silang Bernardo Silva ke kotak penalti, Gabriel Jesus dengan tenang menggetarkan gawang tuan rumah. Dua menit berselang, gawang tuan rumah kembali terkoyak. Kali ini giliran David Silva yang mencatatkan namanya di papan skor sekaligus menjadi yang terakhir di pertandingan ini.

Pep Guardiola mengatakan timnya seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol di pertandingan tersebut, terutama di babak kedua.

“Kami menikmati gol kedua – itu bagus. Tapi di Liga Primer kita harus mencetak (gol) ketiga dan keempat karena sulit di akhir (laga) dengan tekanan tersebut,” beber Guardiola.

Selain itu mantan juru taktik Barcelona dan Bayern Muenchen itu mengomentari padatnya jadwal pertandingan yang mereka hadapi. Ia bahkan menganjurkan timnya untuk melakukan tindakan yang sedikit nyeleneh.

“Pulang ke rumah, buka kulkas, dan masuk ke dalam selama 48 jam. Sampai jumpa di Stadion Etihad dua hari lagi. Saya tidak bercanda,” sambungnya.

Susunan pemain Crystal Palace versus Manchester City:

Crystal Palace (4-1-4-1): 13-Wayne Hennessey; 2-Joel Ward, 24-Gary Cahill, 5-James Tomkins (6-Scott Dann) 83′), 3-Patrick van Aanholt; 4-Luka Milivojevic (17-Christian Benteke 76′); 18-James McArthur, 8-Cheikhou Kouyate, 15-Jeffrey Schlupp (10-Andros Townsend 55′), 11-Wilfried Zaha; 9-Jordan Ayew

Pelatih: Roy Hodgson

Manchester City (4-3-3): 31-Ederson Moraes; 27-Joao Cancelo, 25-Fernandinho, 16-Rodri, 22-Benjamin Mendy; 8-Ilkay Guendogan, 17-Kevin de Bruyne (47-Phil Foden 90′), 21-David Silva (5-John Stones 81′), 20-Bernardo Silva, 7-Raheem Sterling, 9-Gabriel Jesus

Pelatih: Pep Guardiola

Jelang Big Match Kontra Man United, Pelatih Liverpool Enggan Jemawa

Liverpool dalam posisi diuntungkan jelang pertandingan menghadapi Manchester United di Stadion Old Trafford pada Minggu, 20 Oktober 2019. Laga pekan kesembilan ini dinilai menjadi kesempatan bagi Liverpool untuk menjaga kenyamanan di posisi teratas klasemen sementara.

Saat ini Liverpool telah mengemas 24 poin, unggul tujuh angka dari Manchester City yang sudah memainkan sembilan pertandingan atau satu pertandingan lebih banyak dari The Reds.

Sementara itu United dalam situasi kurang menguntungkan menyusul hasil kurang meyakinkan sejak awal musim. Tim besutan pelatih Ole Gunnar Solskjaer itu berada di papan bawah, tepatnya di posisi ke-14 dengan tabungan sembilan poin dari delapan laga.

Meski demikian, pelatih Liverpool, Jurgen Klopp enggan jemawa. Meski banyak pihak menjagokan mereka untuk meraih poin sempurna di laga ini, pelatih asal Jerman itu menyebut tuan rumah tetaplah lawan yang kuat.

“Sky Sports membuat kombinasi line-up dan memasang 11 pemain Liverpool. Itu adalah lelucon, benar-benar lelucon,” beber Klopp menanggapi pemberitaan media-media Inggris yang menjagokan Liverpool di laga ini.

Lebih lanjut mantan pelatih Borussia Dortmund itu mengatakan tidak ada yang bisa memastikan hasil akhir sebuah pertandingan. Ia mengaku pihaknya sangat mewaspadai kekuatan Setan Merah, apalagi mereka akan tampil di kandang sendiri yang dalam sejarah pertemuan kurang menguntungkan bagi Liverpool.

“Dunia saat ini adalah sirkus, dan kami ada di pusatnya – sebagian orang berharap kami menang, sebagian kalah. Saya sangat mewaspadai kekuatan Man United. Apa pun yang mereka lakukan (siapkan), kami harus tetap mempersiapkan hal itu,” beber Klopp.

Lebih lanjut, Klopp mengatakan pihanya tetap menghormati lawan yang disebut sebagai salah satu tim dengan sejarah sepak bola yang kuat di Inggris.

“Kami menghormati mereka (Man United) sebagai Man United terbaik yang akan kami hadapi. Kami tak merasa gugup karena kemenangan beruntun dan sejarah yang kami ciptakan. Kami sangat rileks sekaligus sangat berambisi,” lanjut Klopp.

Klopp mengatakan pihaknya tetap mewaspadai kekuatan Man United yang bisa menjadikan pertandingan tersebut sebagai titik balik. Untuk itu ia akan memastikan hal tersebut tidak terjadi saat kedua tim bertemu.

“Kami harus meyakinkan jika United akan bangkit musim ini, itu tidak akan tejadi pada laga melawan Liverpool,” sambungnya.

United memiliki catatan bagus saat menghadapi Liverpool di kandang sendiri. Liverpool belum pernah menang saat menghadapi The Red Devils di kota Manchester itu.

“Yang ingin saya lihat [dari pemain] adalah perpaduan antara karakter [permainan] yang kuat dan sepak bola yang sangat berani sehingga itulah yang akan kami coba perlihatkan [saat menghadapi Manchester United],” lanjut Klopp.

Sementara itu juru taktik United, Ole Gunnar Solskjaer mengatakan para pemainnya harus tampil maksimal dan mengesampingkan hasil kurang meyakinkan sejak awal musim.

Perkiraan Susunan Pemain Manchester United versus Liverpool:

Manchester United (4-2-3-1): Sergio Romero; Aaron Wan-Bissaka, Victor Lindelof, Harry Maguire, Ashley Young; Scott McTominay, Nemanja Matic; Daniel James, Juan Mata, Anthony Martial; Marcus Rashford.

Pelatih: Ole Gunnar Solskjaer

Liverpool (4-3-3): Alisson Becker; Trent Alexander-Arnold; Joel Matip, Virgil van Dijk, Andrew Robertson; Jordan Henderson, Fabinho, Giorginio Wijnaldum; Mohamed Salah, Roberto Firmino, Sadio Mane.

Pelatih: Jurgen Klopp